Sabtu, 13 Desember 2014

Aku

Aku.

Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap merajang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi

Karya Chairil Anwar

Aku bukanlah seseorang yang hidup dengan mencucur dan mengangguki setiap perkataan orang lain. Aku hidup dengan pikiranku sendiri. Aku hidup dengan tangan dan kaki yang kugerakan sendiri. Tapi aku tidak bisa hidup tanpa hati yang selalu meresah, dan merindu.

Apa yang aku lihat aku rekam. Apa yang aku baca aku tulis. Apa yang aku rasa aku bicara. Dalam pergerakan diam berarti berkhianat. Dan aku sedang bergerak untuk melepas perih. Maka aku takkan diam sekalipun seluruh dunia menentang aku tak akan berhenti hingga Ia berkata cukup.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar